CELEBRITY UPDATE – Nominasi Golden Globe Awards 2026, yang diumumkan Senin, mencakup nominasi untuk Ariana Grande dan Cynthia Erivo untuk Wicked: For Good, tetapi filmnya sendiri gagal mendapatkan nominasi.
“Wicked For Good” menjadi salah satu produksi yang paling disorot menjelang Golden Globes tahun ini. Dengan popularitas yang tinggi dan basis penggemar yang luas, banyak yang memprediksi film ini akan pulang membawa penghargaan. Namun hasil berkata lain produksi tersebut gagal memenangkan satu pun kategori yang diincar.
Ini adalah tahun kedua berturut-turut kedua aktris tersebut dinominasikan, setelah nominasi mereka untuk film Wicked pertama.
Wicked For Good Persaingan Ketat dengan Film-Film Berkualitas
Salah satu faktor utama kegagalan “Wicked: For Good” adalah persaingan yang sangat ketat. Tahun ini, kategori-kategori yang diikuti film tersebut diisi oleh nama-nama besar dengan kualitas produksi yang tak kalah kuat. Beberapa pesaing bahkan mencuri perhatian kritikus jauh sebelum malam penghargaan tiba. Situasi ini membuat peluang film tersebut semakin mengecil seiring mendekatnya acara, meski dukungan dari para penggemarnya tetap luar biasa.
Selain soal persaingan, sejumlah kritikus memberikan catatan terhadap beberapa aspek film. Alur cerita yang dianggap tidak sekuat ekspektasi dan beberapa momen yang dinilai kurang emosional menjadi bagian dari sorotan. Walaupun visual dan musiknya tidak diragukan lagi memukau, hal itu belum cukup untuk mengalahkan para kompetitor yang tampil lebih konsisten.
Erivo kembali menerima nominasi untuk Aktris Terbaik dalam Musikal atau Komedi untuk perannya sebagai Elphaba, sementara Grande menerima nominasi untuk Aktris Pendukung Terbaik untuk perannya sebagai Glinda.
Namun, meskipun menerima nominasi dalam kategori yang relatif baru, yaitu Film Terbaik, Musikal Terbaik, dan Film Terbaik Komedi (yang sebelumnya telah dimenangkan film ini), Wicked gagal mendapatkan nominasi untuk kategori-kategori tersebut.
Mengingat film ini merupakan titik terang di tengah kemerosotan box office Hollywood, cukup mengejutkan bahwa film ini dan sutradaranya, Jon M. Chu, terabaikan.
Wicked For Good Faktor Selera Juri Golden Globes
Golden Globes bukan hanya soal kualitas produksi, tetapi juga preferensi para juri. Setiap tahun tren penilaian bisa berubah, bergantung pada gaya, tema, atau inovasi yang dianggap relevan. Tahun ini, para juri tampaknya lebih condong pada karya yang menghadirkan narasi baru dan berani. “Wicked: For Good” meski kuat secara teknis, tetap dianggap kurang menawarkan sesuatu yang segar dibandingkan pesaingnya.
Setelah hasil diumumkan, reaksi publik langsung ramai bermunculan. Banyak yang merasa terkejut dan kecewa karena sudah menaruh harapan tinggi pada film ini. Tagar terkait bahkan sempat trending dan menjadi perbincangan panas. Meski begitu, ada juga yang menganggap kekalahan ini sebagai hal yang wajar mengingat kualitas pesaing lain yang sangat solid.
Wicked: For Good adalah sekuel dari Wicked yang sangat sukses tahun lalu, yang membuat para penggemar menari dan bernyanyi di bioskop.
Masa Depan “Wicked For Good” Masih Cerah
Kekalahan di Golden Globes bukan akhir dari segalanya. Film ini tetap memiliki pengaruh kuat di industri dan masih menuai apresiasi dari para penggemar setia. Penayangan globalnya masih mencatat angka positif, dan merchandise resminya terus diburu. Banyak analis hiburan meyakini bahwa film ini akan tetap dikenang dan mungkin mendapat peluang lain di ajang penghargaan berbeda. Bahkan beberapa komunitas hiburan seperti sultanplay menilai bahwa “Wicked: For Good” masih memiliki ruang untuk berkembang lebih jauh.
Reaksi media sosial terhadap film baru ini relatif tenang, dengan beberapa orang menunjukkan bahwa kedua film tersebut merupakan adaptasi dari musikal Broadway, dan bahwa lagu-lagu yang lebih populer dari film pertama sudah muncul, ditambah alur cerita sekuel yang lebih gelap.
Baca Juga : Quentin Tarantino Kejutkan Publik, Kini Ikut Menilai Akting Paul Dano
Namun, musik sekuel tersebut tetap mendapatkan nominasi di Golden Globe Awards hari Senin, dengan “No Place Like Home” dan “The Girl in the Bubble” dinominasikan untuk Lagu Orisinal Terbaik.
Nikki Glaser akan menjadi pembawa acara Golden Globe Awards pada 11 Januari 2026.

