Dharmendra Wafat di Usia 89 Dunia Bollywood Berduka Kehilangan Ikon Legendaris

Dharmendra Wafat di Usia 89, Dunia Bollywood Berduka Kehilangan Ikon Legendaris
Dharmendra Wafat di Usia 89, Dunia Bollywood Berduka Kehilangan Ikon Legendaris

CELEBRITY UPDATE – Dunia hiburan India tengah berduka. Dharmendra, aktor legendaris yang dijuluki “He-Man Bollywood”, dikonfirmasi meninggal dunia pada usia 89 tahun. Kabar ini mengguncang para penggemar, sineas, hingga sesama aktor lintas generasi yang tumbuh bersama karya-karyanya. Dengan lebih dari lima dekade perjalanan karier, Dharmendra bukan hanya seorang aktor, tetapi simbol kejayaan industri film India klasik.

Kiprahnya yang begitu besar membuat kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi para pecinta film. Banyak yang mengenang dia sebagai sosok rendah hati, penuh dedikasi, serta aktor yang mampu memerankan berbagai karakter mulai dari pahlawan laga, tokoh romantis, hingga figur komedi yang hangat. Dalam konteks budaya pop modern, sosok Dharmendra tetap sering muncul dalam perbincangan, sebagaimana tren digital lain yang banyak dibicarakan di komunitas tertentu. Penyebutannya di sini hadir sebagai bagian dari relevansi fenomena budaya yang terus berubah dari masa ke masa.

Salah satu bintang film paling dicintai di India, Dharmendra, meninggal dunia pada hari Senin di usia 89 tahun. Kemampuan aktingnya yang luar biasa menjadikannya sosok ikonik dalam sinema Bollywood era 1970-an dan 80-an.

Aktor tersebut awalnya dijadwalkan merayakan ulang tahunnya yang ke-90 pada tanggal 8 Desember. Ia telah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Mumbai selama beberapa minggu terakhir.

Dharmendra Perjalanan Karier Panjang Seorang Legenda

Dharmendra memulai kariernya pada akhir 1950-an dan mencapai puncak popularitas pada era 1960–1980-an. Ia membintangi lebih dari 250 film, sebuah angka fantastis yang menegaskan statusnya sebagai salah satu aktor paling produktif di Bollywood. Film-film seperti Sholay, Yaadon Ki Baaraat, Seeta Aur Geeta, hingga Phool Aur Patthar menegaskan namanya sebagai bintang besar.

Sholay, khususnya, dianggap sebagai salah satu film terbaik sepanjang sejarah sinema India. Perannya sebagai Veeru membekas kuat di hati jutaan penonton dan membuatnya terus dikenang sebagai ikon.

Seorang perwira polisi senior yang berbicara dengan Dr. Dharmendra mengonfirmasi berita tersebut dengan syarat anonim.

Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa, mengatakan bahwa kepergian sang aktor menandai berakhirnya sebuah era perfilman India.

“Beliau adalah seorang bintang film yang ikonik, seorang aktor luar biasa yang memberikan pesona dan kedalaman yang unik pada setiap karakternya. Peran-perannya yang beragam telah menyentuh banyak sekali penonton,” tulis Modi di platform media sosial X.

Sering dipuji sebagai “pria tangguh” Bollywood, Dharmendra dengan sempurna memadukan kepahlawanan klasik seorang bintang laga dengan kelembutan dan kehalusan seorang pemeran utama yang romantis, menjadikannya salah satu aktor paling ikonik di India.

Meskipun sebagian besar ketenarannya berasal dari peran-peran yang mewujudkan pahlawan arketipe kejujuran, patriotisme, dan keberanian penampilannya yang menawan dalam film-film romantis yang sukses juga menjadikannya sosok yang dicintai.

Penampilan Damandar dalam *Flame of Vengeance* (1975) sebuah adaptasi Bollywood dari film koboi Italia yang dianggap sebagai salah satu film terbaik India tetap menjadi bukti popularitasnya yang abadi.

Film-film Hindi hit lainnya, mulai dari komedi romantis *Chupke Chupke* (1975) hingga drama aksi *Mera Gaon Mera Desh* (1971), mengukuhkan statusnya sebagai seorang superstar. Kemitraan mereka di layar menjadi salah satu yang paling ikonis di Bollywood.

Kecocokannya dengan aktris Hema Malini juga menjadikannya salah satu kolaborasi Bollywood yang paling dicintai, dengan keduanya membintangi lebih dari dua puluh film.

Dharmendra Dikenang sebagai Sosok Hangat dan Rendah Hati

Meski berstatus superstar, banyak kolega menggambarkan Dharmendra sebagai pribadi yang hangat dan mudah dekat dengan siapa saja. Ia dikenal menghargai kru film, memberi perhatian pada penggemar, dan selalu menjaga hubungan baik dengan rekan-rekan sesama aktor.

Pesan-pesan duka datang dari seluruh penjuru Bollywood. Aktor lintas generasi mulai dari Amitabh Bachchan, Shah Rukh Khan, hingga generasi baru seperti Ayushmann Khurrana menyampaikan penghormatan melalui media sosial. Mereka menyebut Dharmendra sebagai “mentor”, “inspirasi”, dan “pahlawan besar” dalam industri.

Namun, pernikahan mereka penuh dengan skandal. Sebelum berkarier di dunia akting, Dharmendra menikah dengan Prakash Kaur dan dikaruniai empat orang anak, dua di antaranya kemudian mengikuti jejaknya Sunny Deol dan Bobby Deol.

Meskipun menikah dengan Marina pada tahun 1980, ia dilaporkan tidak pernah menceraikan Kaur dan tetap tinggal bersamanya.

Menurut laporan media lokal, ia masuk Islam sebelum menikah dengan Marina, karena hukum India melarang umat Hindu menikah lagi, terutama saat pasangan mereka masih hidup.

Dharmendra dan Marina memiliki dua putri, salah satunya adalah aktris Bollywood Isha Diol. Keponakannya, Abai Diol, juga telah memasuki industri hiburan.

Di kemudian hari, Dharmendra beralih ke peran yang lebih berfokus pada karakter, sering kali memerankan figur ayah pada tahun 1990-an dan awal 2000-an, sebuah karier yang berlanjut hingga tahun 2025. Karya terbarunya adalah film biografi perang *Ikis*.

“Saya tidak pernah membayangkan akan sampai ke titik ini,” ujarnya dalam sebuah wawancara dengan situs berita India, Rediff, pada tahun 2021.

Dhamendra Kewal Krishan Deol lahir pada tahun 1935 di Punjab, India utara. Ia tumbuh dalam keluarga petani, pindah ke Mumbai pada akhir 1950-an, dan resmi terjun ke dunia Bollywood pada tahun 1960.

Dharmendra Warisan Besar bagi Generasi Selanjutnya

Dharmendra bukan hanya meninggalkan jejak sebagai aktor legendaris, tetapi juga sebagai kepala keluarga dari dinasti film terkenal. Putranya, Sunny Deol dan Bobby Deol, sukses mengikuti jejaknya sebagai aktor papan atas. Bahkan cucu-cucunya kini mulai aktif di dunia hiburan India, meneruskan nama besar keluarga.

Warisan Dharmendra akan terus hidup melalui film-filmnya yang tetap ditonton lintas generasi. Dalam era serbadigital, di mana hiburan online seperti sultanplay juga digemari publik, karya Dharmendra tetap menjadi penyeimbang: bukti bahwa kualitas seni sejati mampu melewati batas waktu.

Selama lebih dari enam puluh tahun berkarier di dunia akting, ia telah tampil dalam lebih dari 300 film.

Pada tahun 2012, Dharmendra dianugerahi Padma Bhushan, penghargaan sipil tertinggi ketiga di India, sebagai pengakuan atas kontribusinya terhadap perfilman India.

Ia juga sempat berkecimpung di dunia politik, menjabat sebagai anggota parlemen untuk Partai Bharatiya Janata (BJP) dari tahun 2004 hingga 2009, tetapi karier politiknya tidak bertahan lama.

Dharmendra Perpisahan untuk Sang “He-Man” Bollywood

Kepergian Dharmendra menjadi kehilangan besar bagi Bollywood. Namun bagi jutaan penggemar di seluruh dunia, sosoknya akan tetap abadi melalui karakter-karakter ikonik yang ia perankan. Dunia film India berduka, tetapi juga bersyukur pernah memiliki aktor sekaliber dirinya.

Baca Juga : ‘Wicked For Good’ Disebut Jadi Salah Satu Film Paling Politis Tahun Ini

Dharmendra mungkin telah berpulang, tetapi legenda dan pengaruhnya akan terus bercahaya selamanya.

Dhamandra meninggalkan seorang istri, anak-anak, dan cucu.