Sissy Spicer Mengatakan Disiram Darah Babi Palsu Itu “Menyeramkan”

Sissy Spicer Mengatakan Disiram Darah Babi Palsu Itu mengerikan
Sissy Spicer Mengatakan Disiram Darah Babi Palsu Itu mengerikan

CELEBRITY UPDATE – Bagi banyak penggemar film, adegan Sissy Spicer disiram darah dalam film *Carrie* adalah adegan klasik. Namun bagi sang aktris, adegan ini mengingatkannya pada pengalaman “mengerikan” selama syuting.

Sissy Spicer Kehidupan Awal 

Sissy Spicer lahir di Quitman, Texas, dari pasangan Edwin Arnold Spicer dan Virginia Spearman. Ayahnya berasal dari Williamson County, dan ibunya dari Lembah Rio Grande.

Mary Elizabeth “Sissy” Spicer (lahir 25 Desember 1949) adalah seorang aktris Amerika. Ia telah memenangkan berbagai penghargaan, termasuk satu Academy Award, tiga Golden Globe Award, satu Screen Actors Guild Award, dan empat BAFTA Award, tiga Primetime Emmy Award, serta satu nominasi Grammy. Pada tahun 2011, Spicer menerima bintang di Hollywood Walk of Fame.

Setelah belajar di Lee Strasberg Theatre and Film Academy, ia mendapatkan peran terobosan dalam film kriminal karya Terrence Malick *A Fistful of Dollars* (1973), dan mendapatkan nominasi BAFTA untuk Pendatang Baru Terbaik. Ia kemudian memenangkan Academy Award untuk Aktris Terbaik atas perannya sebagai penyanyi country Loretta Lynn dalam musikal biografi *The Miner’s Daughter* (1980). Karya-karyanya yang dinominasikan Oscar lainnya antara lain *Carrie* (1976), *Missing* (1982), *The River* (1984), *The Crimes of the Heart* (1986), dan *The Untold Story* (2001).

Film-film ternama lainnya antara lain Three Women (1977), The Scoundrels (1981), Goodnight, Mother (1986), JFK (1991), The Tribulations (1997), The Story of Mr. Straight (1999), Fountain of Youth (2002), Nine Lives (2005), North Country (2005), Four Christmases (2008), Pulp Fiction (2010), The Help (2011), dan Old Man and Gun (2018).

Sissy Spicer juga dikenal karena peran-perannya di televisi, menerima nominasi Primetime Emmy untuk Good Old Boy (1995), The Last Call (2002), dan Big Love (2011). Ia memerankan Sally Rayburn, kepala keluarga, dalam film thriller Netflix *Bloodline* (2015-2017), Ruth Deaver dalam serial Hulu *Castle Rock* (2018), dan Ellen Bergman dalam serial Amazon Prime Video *Homecoming* (2018).

Sissy Spicer juga merambah dunia musik, menyumbangkan vokal untuk album soundtrack *The Miner’s Daughter*, yang memuncaki nomor dua di tangga lagu Billboard Country Albums dan membuatnya mendapatkan nominasi Grammy untuk Penampilan Vokal Country Terbaik, Wanita. Ia juga merilis album studio *Hangin’ Up My Heart* (1983), yang memuncaki nomor 17 di tangga lagu Billboard Country Albums.

Pada peringatan 50 tahun adaptasi film tahun 1976 dari novel Stephen King dengan judul yang sama, Sissy Spicer memberikan wawancara kepada *Entertainment Tonight*, membahas sebuah adegan yang kini terkenal dari film tersebut. Ia juga mengungkapkan keterkejutannya bahwa film tersebut berusia hampir setengah abad.

Sissy Spicer memerankan seorang siswi SMA yang dirundung dengan kemampuan telepati

perlahan muncul seiring berjalannya cerita, berpuncak pada konfrontasi yang penuh kekerasan ia disiram darah babi.

Sissy menjelaskan bahwa meski darah tersebut hanyalah efek khusus, sensasi dingin dan aroma sintetisnya tetap membuatnya merinding. Namun, ia tetap profesional dan berhasil menuntaskan adegan tersebut dengan sempurna sesuatu yang membuat kru dan sutradara memberikan pujian tinggi.

“Rasanya sangat nyata, seolah-olah saya benar-benar berada dalam adegan horor. Setelah itu, saya butuh waktu cukup lama untuk tenang,” ujarnya sambil tertawa.

Menariknya, beberapa penggemar membandingkan ketegangan yang dirasakan Sissy dengan sensasi menegangkan saat bermain mahjong slot di mana adrenalin dan fokus tinggi menjadi kunci untuk meraih kemenangan.

Sissy Spicer Momen keramaian

Momen tersebut kini ramai diperbincangkan di media sosial, menunjukkan dedikasi tinggi Sissy Spicer terhadap peran dan komitmennya dalam dunia akting.

Satu hal yang membuatnya terpukau adalah, “Darah di film itu sangat lengket,” kata Spicer. “Sungguh mengerikan.”

Namun, ia sangat menikmati bekerja sama dengan lawan mainnya, termasuk Nancy Allen, Betty Buckley, Amy Irving, dan John Travolta, serta sutradara Brian De Palma.

“Sungguh luar biasa bisa bekerja dengan orang-orang yang benar-benar mencintai pekerjaan mereka,” kata Spicer.

Aktris ini saat ini sedang membintangi film baru yang mendapat pujian kritis, *My Love, Until Death*, yang disutradarai oleh Lynn Ramsey dan dibintangi Jennifer Lawrence. “Saat itu, dari SMP hingga SMA, kami mengalami begitu banyak perubahan, dan entah bagaimana, selalu ada ‘Carrie’ di dalam diri kami,” kata Spicer, merenungkan mengapa film horor itu masih begitu berkesan.

Baca Juga : Woody harrelson Ayam Goreng dan Kuliner Inggris Ubah Gaya Wawancara Selebriti

“Kami semua adalah remaja yang terluka. Masa-masa itu sungguh sulit,” katanya. “Tumbuh dewasa itu tidak mudah. ​​Dan itu sangat memilukan. Film ini benar-benar menyentuh hati kami.”

Amazon dan MGM sedang mengembangkan serial berdasarkan film tersebut, berjudul *Carrie*, yang disutradarai oleh Mike Flanagan, yang sebelumnya menggarap *Midnight Mass* untuk Netflix dan menyutradarai *Doctor Sleep* (yang pada dasarnya merupakan sekuel dari *The Shining*). Spicer mengatakan ia akan menonton serial tersebut.