Lady Gaga Resmi Bergabung dalam “The Devil Wears Prada 2”

Lady Gaga Resmi Bergabung dalam “The Devil Wears Prada 2”

Lady Gaga Resmi Bergabung dalam “The Devil Wears Prada 2”

CELEBRITY UPDATE – Kabar menggembirakan datang dari dunia hiburan Hollywood! Setelah penantian hampir dua dekade, film legendaris The Devil Wears Prada akhirnya mendapatkan sekuel yang paling dinanti, dan kali ini bintang pop serta ikon fashion dunia, Lady Gaga, resmi bergabung dalam jajaran pemain utama.

Film ini akan melanjutkan kisah dunia mode kelas atas yang penuh ambisi, kompetisi, dan intrik glamor. Menurut laporan Variety pada awal Oktober 2025, Gaga telah mulai menjalani syuting di New York dan Paris bersama dua pemeran orisinal, Meryl Streep dan Anne Hathaway.

Lady Gaga dikabarkan memerankan karakter baru bernama Celeste Varon, seorang desainer muda yang revolusioner, ambisius, dan menjadi ancaman besar bagi dominasi Miranda Priestly — karakter ikonik yang diperankan Meryl Streep.

Sutradara film, David Frankel, yang juga mengarahkan film pertama, mengatakan bahwa kehadiran Gaga menjadi energi baru dalam proyek ini.

“Gaga memiliki karisma luar biasa. Dia bisa membawa sisi artistik yang kuat sekaligus emosional. Karakter Celeste benar-benar dibuat untuknya,” ujar Frankel dalam wawancara dengan Entertainment Weekly.

Lady Gaga Tampilkan Transformasi Ikonik dalam Dunia Fashion

Sejak awal kariernya, Lady Gaga dikenal sebagai ikon fashion yang berani menembus batas konvensional. Dari penampilan legendarisnya dengan gaun daging hingga gaya haute couture di Met Gala, Gaga selalu menunjukkan bahwa fashion adalah bentuk seni dan ekspresi diri.

Dalam The Devil Wears Prada 2, Gaga akan tampil dalam berbagai busana rancangan rumah mode ternama seperti Alexander McQueen, Balenciaga, dan Versace. Ia akan menjadi wajah dari revolusi digital fashion — seorang kreator yang menggabungkan teknologi, AI, dan seni visual untuk menantang dominasi media fashion tradisional seperti Runway Magazine.

“Celeste bukan hanya seorang desainer. Dia simbol perubahan generasi dalam dunia mode — seseorang yang percaya bahwa kreativitas tidak memiliki batas,” ungkap Gaga saat diwawancarai oleh Vogue.

Para penggemar pun langsung membanjiri media sosial dengan tagar #TheDevilWearsPrada2, menyebut film ini sebagai “kolaborasi terbaik antara fashion dan musik.” Banyak yang menilai Gaga sebagai pilihan yang sempurna untuk membawa sentuhan modern dalam film legendaris tersebut.

Kembalinya Meryl Streep dan Anne Hathaway: Benturan Dua Generasi Fashion

Selain kehadiran Lady Gaga, daya tarik terbesar film ini adalah kembalinya dua ikon dari film orisinal: Meryl Streep sebagai Miranda Priestly dan Anne Hathaway sebagai Andy Sachs.

Dalam sekuel ini, Miranda dikisahkan masih memimpin Runway Magazine dengan pengaruh besar di dunia mode, sementara Andy kini telah menjadi editor mode sukses yang berjuang mempertahankan idealismenya. Kehadiran Celeste Varon (Lady Gaga) kemudian mengguncang tatanan industri mode global — membawa era baru di mana kekuatan media sosial dan teknologi mulai menandingi kekuasaan redaksi klasik.

“Film ini menggambarkan benturan dua dunia: mode lama yang elegan namun kaku, dan mode baru yang berani serta bebas berekspresi,” ungkap Anne Hathaway dalam wawancara di People Magazine.

Beberapa adegan dikabarkan mengambil lokasi di Paris Fashion Week dan New York Fashion Week sungguhan. Adegan spektakuler lainnya menampilkan Bajak Scatter peragaan busana futuristik dengan Gaga sebagai pusat perhatian, lengkap dengan efek visual dan tata artistik memukau.

Reaksi Dunia Fashion dan Antusiasme Penggemar

Setelah kabar keterlibatan Lady Gaga dikonfirmasi, para desainer dan selebritas dunia fashion langsung memberikan dukungan penuh. Donatella Versace bahkan mengunggah foto Gaga di Instagram dengan caption:

“Jika ada yang pantas memerankan ratu mode baru, itu adalah Lady Gaga. She wears fashion, she lives fashion.”

Para kritikus film juga mulai berspekulasi bahwa peran ini bisa menjadi langkah Gaga menuju penghargaan Oscar keduanya, setelah sukses besar lewat A Star Is Born (2018). Banyak yang memuji keputusannya untuk mengambil peran yang tidak hanya glamor, tetapi juga sarat pesan tentang perempuan, kekuasaan, dan inovasi dalam industri mode.

Di platform X (Twitter), ribuan komentar membanjiri topik The Devil Wears Prada 2. Penggemar lama film pertama menulis, “Miranda Priestly vs Lady Gaga? Ini akan jadi perang mode paling elegan di layar lebar!”

Baca Juga: https://juratv.org/2025/10/11/celebrity-update-aktris-ai-tilly-norwood/

Kesimpulan

Kehadiran Lady Gaga dalam The Devil Wears Prada 2 menjadi bukti nyata bahwa dunia perfilman dan fashion terus berkembang. Dengan kemampuan akting yang matang, selera estetika tinggi, dan energi ikonik yang tak tergantikan, Gaga siap membawa film ini ke level baru.

Sekuel ini tidak hanya akan menyoroti dunia mode yang penuh kemewahan, tetapi juga membahas isu modern seperti persaingan kreatif, kekuatan media sosial, dan makna otentisitas di era digital.

Dengan Meryl Streep, Anne Hathaway, dan Lady Gaga berbagi panggung dalam satu film, publik yakin The Devil Wears Prada 2 akan menjadi karya megah yang memadukan nostalgia, glamor, dan pesan feminisme kuat.

Dunia mode bersiap — karena sang “Monster of Fashion” telah tiba. Dan kali ini, The Devil truly wears Gaga.